(Unknown)
Setiap orang punya cerita. Setiap orang punya lagu favorit. Ada beribu alasan mengapa lagu menjadi favorit, dan bagiku semua lagu menyimpan kenangan. Ada rasa bahagia dibalik sebuah lagu. Ada rasa kehilangan dibalik sebuah lagu. Ada persahabatan. Ada rasa rindu. Ada cinta.
The Greatest Love of All - Whitney Houston
"Because the greatest love of all is happening to me... I found the greatest love of all inside of me.." sebaris lirik yang indah itu dilantunkan Whitney dari balik layar kaca televisi sore itu di rumahku. Sudah menjadi suatu kebiasaan di keluargaku mendengarkan musik di sore hari. Biasanya, ayah dan bunda akan memutarkan lagu-lagu jadul favorit mereka, seperti The Beatles, The Bee Gees dan Eagles. Namun sore itu berbeda. Mereka memutar lagu-lagu Whitney Houston, dan lagu pertama yang diputar adalah The Greatest Love of All. Lagu dengan lirik yang sangat indah. Lagu yang memberikan kepercayaan pada anak-anak. Aku lantas menatap orang tuaku. Mereka balas menatapku dengan senyum, bukan hanya di bibir tetapi juga di kedua bola mata mereka. Seakan-akan mereka berkata "We believe in you. Go your own path." Maka begitulah.. setiap mendengarkan lagu ini, aku selalu teringat akan mereka.
12 Dancing Princess - Barbie OST.
Namanya Olivia Indra Putri. Aku mengenalnya pertama kali saat MOS hari kedua. Dia orang yang pendiam (pada awalnya). Begitu juga aku. Kami adalah dua pribadi yang bertolak belakang. Berbeda sifat, berbeda pola pikir, berbeda kebiasaan dan segudang perbedaan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Pada awalnya aku bingung mengapa kami bisa bersahabat. Seiring berjalannya waktu dan persahabatan kami, aku mengerti. Persahabatan kami bukan terbentuk dari persamaan yang ada, melainkan dari perbedaan yang ada. Kami tahu kebiasaan buruk masing-masing, kebrengsekan masing-masing, kelemahan masing-masing dan kami masih tetap ingin bersama. Kedengarannya seperti sepasang kekasih, tetapi lebih dari itu. Ada masa di mana kami saling menopang dan menutupi kelemahan masing-masing. Lagu 12 Dancing Princess ini selalu mengingatkanku pada duet maut kami, di pesta ulang tahunnya yang ke - 17...
Happy Together - Super Junior
Awal masuk kelas dua SMA. Sedikit mengecewakan, karena pisah kelas dengan Oliv. Membosankan. Itulah yang kurasakan di minggu-minggu pertama tahun ajaran baru. Sampai aku bertemu mereka. Didith yang tomboy berhati lembut, tipe pekerja keras dan hobi ngisi TTS, JA yang keibuan dan dewasa, dengan segudang nasihat bijak karena selalu jadi tempat curhat colongan, Carolin sapu yang lebih banyak diam dan mendengarkan, Irena yang polos dan gampang dibully, selalu yakin bila suatu saat nanti akan jadi artis Korea dengan name stage "Airin", dan Windy yang memperhatikan kami semua dalam diamnya. Semua karena satu : sama-sama suka Korea. Berawal dari SuJu, kisah kami pun dimulai. yongwonie happy together...
Kupersembahkan Untukmu - Mbak Nindy, Whitney, Mbak Dea, Dinda
21 Februari. Ulang tahun Oma. Kue, rangkaian bunga dan benda-benda lainnya terasa klise untuk dijadikan hadiah. Kami berempat - mbak Didi, Mbak De, Whitney dan aku - akhirnya sepakat membuat lagu untuk Oma. Lagu yang kami buat dengan sepenuh hati kami, segenap rasa sayang dan cinta kami untuk Oma. Lagu yang dibuat dengan terburu-buru dan jadi dalam hitungan jam :))
"Senyummu, tawamu, nyanyian terindah di dunia.. Sepatah kata maaf kupersembahkan untukmu. Janjiku, tangismu,pasti kuubah jadi tawa.. Sepenggal nada ini kupersembahkan untukmu..."
How Deep is Your Love - The Bee Gees
Ada peristiwa memprihatinkan yang menimpa keluarga kami : kepergian Papa Yayuk. Sosok Om yang hangat, lembut, berjiwa besar dan penuh kesederhanaan. Lagu ini merupakan lagu terakhir yang kami - mbak Didi, Mbak De, Whitney dan aku - nyanyikan bersama dengan Beliau. Beliau yang sangat pendiam tiba-tiba bernyanyi dengan penuh semangat sambil merangkul kami semua. Sungguh aneh, rasanya seperti sebuah pesan bahwa ini adalah yang terakhir kalinya Beliau bersama kami. Dan, ya; tak lama setelah liburan kami berakhir, Papa kritis dan pergi meninggalkan kami untuk selamanya.
Joyful, Joyful - Lauryn Hill
Komitmen. Kebersamaan. Canda tawa. Perselisihan. Itu semua yang kurasakan saat bersama dengan VA. Bersama VA, aku mulai mengerti bagaimana dunia paduan suara yang sesungguhnya. Bagaimana rasanya tampil dalam suatu perlombaan; deg-degan dan bahagia ketika memenangkannya. Bagaimana rasanya latihan bersama, berbeda pendapat dan pada akhirnya menyatu dalam suatu keharmonisan yang terpadu. Belajar mengenal musik dan memahami keindahan musik yang sesungguhnya...
Home - Michael Buble
Gonzaga = rumah kedua. Banyak kenangan yang tersimpan, banyak peristiwa yang terjadi : awal perkenalan, persahabatan, pertengkaran dan segudang peristiwa lainnya. Gonzaga adalah saksi bisu proses pendewasaan diri kami. It's always good to be home...
"Let me go home..."
Let The Music Heal Your Soul - Bravo All Star
Keluarga baru, lembaran cerita yang baru. My dear Vocalista Paradisso... :)
Oops! I Did It Again - Britney Spears
Selalu dan akan selalu identik dengan skuad 90's. Akan selalu teringat hari-hari penuh latihan padat, koreo yang rumit, latihan yang bolong-bolong, bad mood yang selalu muncul, kak Iwan yang bete dan jadi marah-marah atau malah memuji latihan hari itu, pulang larut malam, menghafalkan partitur, nebeng teman satu skuad serta semua tawa yang ada dibalik setiap latihan. Fix akan selalu terpatri dalam ingatan :)
"Rangers!! 90's............ THE BEST!!!"
Berdua Saja - Payung Teduh
Entah sejak kapan, dikala hujan, setiap mendengar lagu ini, yang terlintas dipikiranku hanya seorang...
kamu.





